Peringatan Risiko Tinggi: Perdagangan instrumen keuangan membawa tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.
Perbedaan antara harga tertinggi yang akan dibayar pembeli (bid) dan harga terendah yang akan diterima penjual (ask) untuk sebuah saham - biaya transaksi implisit utama di pasar ekuitas.
Di pasar ekuitas, setiap saham memiliki dua harga pada satu waktu: bid (harga tertinggi yang bersedia dibayar pembeli) dan ask atau tawaran (harga terendah yang bersedia diterima penjual). Spread adalah perbedaannya. Jika Apple diperdagangkan dengan bid USD 189.50 dan ask USD 189.52, spread adalah USD 0.02 (2 sen), atau sekitar 0.011% dari harga - sangat ketat untuk saham berkapitalisasi besar.
Spread menunjukkan biaya transaksi langsung dari perjalanan bulat (beli lalu jual): trader yang membeli di harga ask dan segera menjual di harga bid akan merugi sebesar spread. Untuk saham kapitalisasi besar yang likuid (Apple, Microsoft, SPY ETF), spread biasanya 1-2 sen. Untuk saham kapitalisasi kecil dan mikro dengan volume perdagangan rendah, spread dapat berkisar antara USD 0.10-0.50 atau lebih lebar, merepresentasikan persentase biaya yang signifikan pada setiap perdagangan. Selama volatilitas pasar, penghentian circuit breaker, atau sesi pre/post-market, spread melebar secara substansial saat pembuat pasar mengurangi komitmen modal mereka.
Pembuat pasar - perusahaan yang terus-menerus mengutip baik harga bid maupun ask - mendapatkan keuntungan dari spread sebagai kompensasi atas risiko inventaris. Perusahaan trading frekuensi tinggi kini mendominasi pembuatan pasar di ekuitas AS, menjaga spread tetap sangat ketat dalam kondisi normal. Trader ritel sering kali menerima perbaikan harga (eksekusi di dalam spread yang dikutip) melalui pengaturan PFOF (Payment for Order Flow), meskipun kualitas eksekusi bervariasi berdasarkan broker.
Untuk trader saham aktif, dinamika bid-ask spread menjelaskan mengapa limit order sering kali dieksekusi pada harga yang lebih baik daripada market order, dan mengapa trading saham yang tidak likuid atau masuk saat pasar dibuka (ketika spread biasanya paling lebar sebelum volume buildup) lebih mahal dibandingkan menunggu spread menyusut. Spread di pasar ekuitas dapat dibandingkan langsung dengan spread di forex - keduanya merepresentasikan biaya yang tak terhindarkan yang harus diperhitungkan dalam perhitungan profitabilitas strategi trading jangka pendek mana pun.
Contoh Terapan
Seorang trader membeli 500 saham dari saham kapitalisasi menengah yang dikutip pada bid USD 42.30 / ask USD 42.45 (spread: USD 0.15, atau 0.35%). Sebuah market order terisi pada USD 42.45 (500 × USD 42.45 = USD 21,225). Untuk keluar segera, mereka akan menjual di USD 42.30, menerima USD 21,150. Biaya spread perjalanan bulat: USD 75 sebelum komisi. Bandingkan dengan Apple (bid USD 189.50 / ask USD 189.52, spread USD 0.02): perjalanan bulat 500 saham yang sama hanya membutuhkan biaya USD 10 dalam spread - menggambarkan mengapa likuiditas adalah pertimbangan kritis dalam pemilihan saham untuk trader aktif jangka pendek.
Cari Broker